HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Kementrian Kominfo, Mengajak Bersama Masyarakat Memberantas Berita Hoax

Foto bersama di sela-sela kegiatan.

Semarang,harian7.com – Upaya Pemerintah untuk menangkal berita hoax yang marak terjadi saat ini sudah sangat besar sekali pengaruhnya. Berbagai isu sara dan pemberitaan yang bersifat fitnah tidak lagi bisa disangkal.

Menteri Kominfo Rudiantara mengatakan, dengan banyaknya pengguna internet media sosial yang khususnya konten negatif supaya diberantas. Dengan menggandeng teman – teman  seperti pemerintah, komunitas dan perguruan tinggi.

“Setiap minggu melakukan aktifitas seperti ini dan dikaitkan dengan kebudayaan setempat. Contoh kemaren saya di Jogja, hari ini Semarang dan Minggu depan di Jawa Timur. Umat beragama Islam juga kita  rangkul dari Nahdatul Ulama ( NU), Muhamadiyah, pesantren, agama lain yang mau ikut bergabung kita persilahkan,” kata Rudi kepada media, saat pembukaan kirab budaya dan doa bersama harmony Indonesia, di kampus universitas Semarang, Minggu (18/02/2017) kemarin.

Baca Juga:  Warga Keluhkan Parkir Liar Memakan Bahu Jalan di Kawasan Pasar Kliwon Temanggung

Terkait di tahun 2017 mengenai website yang diblokir Kementrian Informatika, lanjutnya, ada dua digital yaitu situs dan pengirim Pesan, seperti whatsApp, facebook, twiter kita akan memberhentikannya harus melalui penyelenggaranya.

Ditambahkan, sedangkan disitus tahun 2018 mempunyai kemampuan sendiri untuk melakukan pengaisan artinya dicari proaktif, keyword seperti asusila atau pornografi, beribu konten yang disebarkan di sosial media dengan mudah ditangkap, kemudian ditahun 2017 akhir belum menggunakan sistem sendiri berkisar delapan ratus ribu situs yang sudah diblokir oleh Kominfo.

Baca Juga:  Sambut Hari Armada Ke 76, Danlanal Cilacap Pimpin Ziarah Ke TMP Sureng Rono

” Terkait berita hoax dikalangan masyarakat yang banyak sekali mengadu mengenai akun facebook, twiter, kita akan tindak lanjutti, pertama berkordinasi dengan bekerjasama akun tersebut kemudian diserahkan juga kominfo supaya ditindak lanjutti setelah itu baru ditutup akun media tersebut, ” terangnya.

Baca Juga:  Pencegahan Terorisme Dimulai Dari Pendidikan Keluarga Sejak Dini, Ganjar: Anak-anak belajar yang rajin, hormati guru dan sayangi teman

Sementara itu, Rektor Universitas Semarang,  Andy Kridasusila sangat mendukung langkah dari pihak kominfo untuk memerangi berita hoax. “Dengan langkah ini, kami juga mengajak mahasiswa supaya menghentikan berita bersifat sara, memfitnah serta menutup akun media sosial tersebut,” ujarnya.

Andy Kridasusila, mengatakan setiap mahasiswa kita bekalli dengan kegiatan positif kemudian juga akan merangkul dengan bekerjasama Kominfo untuk melawan berita hoax.

” Semoga dengan adanya kerjasama dari Kominfo untuk memerangi dan memberantas berita bersifat sara, fitnah, hoax segera diatasi, bila perlu ditutup akun media sosial tersebut,”tegasnya. (Ndi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!