HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Bagikan Bibit Sayuran, Paguyuban Bumbon Tanpo Tumbas Berharap Kaum Perempuan Tetap Produktif Dimasa Pandemi

Istimewa.

Laporan: Bang Nur

SALATIGA,harian7.com – Untuk kedua kalinya Paguyuban Bumbon Tanpo Tumbas membagikan bibit sayuran kepada masyarakat terkhusus kaum perempuan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk turut prihatin banyaknya perempuan yang dirumahkan selama masa pandemi Covid-19.

“Pembagian bibit sayuran ini dimaksudkan agar mereka kaum perempuan tetap bisa produktif. Pembagian bibit tanaman sayuran ini merupakan tahap kedua. Kami berikhtiar meningkatkan ketahanan pangan dan membantu perekonomian masyarakat terutama di masa pandemi Covid-19,”Pembina Paguyuban Bumbon Tanpo Tumbas Hartoko Budhiono, Senin (27/9/2021). 

Baca Juga:  Kenangan dan Perjalanan Hidup Dr. KH Sidqon Maesur Lc, M.A, Sosok Pendidik dan Pengabdi di UIN Salatiga

Diungkapkan Hartoko, situasi pandemi berimbas pada pengurangan aktivitas di luar rumah dan banyak kaum perempuan yang menganggur atau terbatas pekerjaannya. Ini sangat memprihatikan karena perempuan bisa menjadi penyokong perekonomian keluarga.

“Melihat situasi itu kami memutar otak agar masyarakat punya aktivitas selama di rumah dan juga membantu masyarakat yang terdampak perekonomiannya,”ungkap Hartoko. 

Dari situasi tersebut,lanjut Hartoko,  muncul ide  membagikan bibit tanaman sayuran sekaligus mengajak dan mendampingi masyarakat melakukan urban farming, yakni sistem pertanian di perkotaan bagi masyarakat yang tak punya sawah.

Baca Juga:  Bersama Forkopimda, Elemen Masyarakat Serta Mahasiswa dan Ormas, Dandim 0714/Salatiga Tanda Tangani Deklarasi Cinta Damai

“Pembagian bibit tanaman sayuran ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan di tengah pandemi Covid-19.”

“Sedangkan hasilnya akan bisa dirasakan masyarakat bisa panen cabai, terong dan sayuran lain. Makanya ketika harga cabai mahal ratusan ribu per kilogram, masyarakat sudah tidak mikirin biaya beli cabai,”terang Hartoko. 

Sementara, Ketua Aliansi Petani Indonesia Jawa Tengah, Syukur Fahruddin, mengatakan bibit tanaman sayuran itu diharapkan agar dijaga dan dibesarkan.

Baca Juga:  Kehadiran Serma Rifanto, Dedikasi Babinsa di Balik Kursi Roda

 “Tercatat pada tahap pertama sudah didistribusikan ke 15 RT, sedangkan hari Minggu tahap kedua pendistribusiannya ke 20 RT, total sudah ada 12.000 bibit yang dibagikan ke warga di empat kecamatan di Salatiga,” jelasnya. 

Menurut Fahruddin, pendistribusikan bibit kedua karena melihat pendistribusian tahap pertama dirasa sukses.

 “Indikator keberhasilannya ibu-ibu yang menerima bibit mampu memelihara dan mengembangkan secara mandiri,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

error: Content is protected !!