HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Pastikan Stok Aman Jelang Lebaran, TPID Boyolali Pantau Harga di Pasar

BOYOLALI | HARIAN7.COM – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Boyolali menggelar monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional pada Rabu (5/3/2025) pagi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga serta keamanan pangan di wilayah Boyolali.

Baca Juga:  Tanamkan Mental Anti Kekerasan Sejak Dini, Sebanyak 1400 Pelajar di Kab Semarang Ikuti Ikrar TPPK

Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, bersama Kapolres Boyolali, AKBP Rosyid Hartanto, turun langsung ke Pasar Boyolali Kota dan Pasar Sunggingan guna mengecek kondisi pasar. Setelah melakukan pemantauan, Wabup Fajar menyampaikan bahwa harga komoditas kebutuhan pokok masih relatif stabil dan terjangkau.

Baca Juga:  Komunitas Sandal Jepitan Bareng Berikan Edukasi dan Bimbingan Bagi Pengungsi

“Alhamdulillah, harga di pasar masih stabil dan belum ada kenaikan yang signifikan. Stok kebutuhan pokok juga aman. Semoga kondisi ini bertahan hingga Lebaran nanti,” ujar Fajar.

Baca Juga:  Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Resmi Dilantik, Awal Baru Kepemimpinan Jawa Tengah

Kapolres Boyolali, AKBP Rosyid Hartanto, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap harga bahan pokok, terutama beras dan minyak goreng, yang telah mengalami perubahan harga.

Baca Juga:  524 Botol Miras Digulung, Angkringan Nakal di Kudus Ikut Terciduk!

“Kami akan terus memastikan harga beras dan minyak goreng sesuai dengan ketentuan pemerintah. Seperti yang disampaikan Presiden Prabowo melalui Menteri Perdagangan, beras tidak boleh dijual di atas harga eceran tertinggi (HET),” tegasnya.

Baca Juga:  Peringati Hari TBC Sedunia, MSI Bagikan Tumbler Dan Leaflet Di Pasar Kranggan, Ajak Masyarakat Bebas TBC

Lebih lanjut, pihak kepolisian bersama Bulog akan meningkatkan monitoring di pasar tradisional dan gudang distributor guna mengantisipasi lonjakan harga.

“Bulog akan memastikan penyerapan stok beras berjalan optimal. Jika terjadi lonjakan harga, Bulog akan menstabilkannya agar tetap terjangkau bagi masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga:  Selendang Terlilit Roda, Pasutri Tewas Tertabrak Truk di Widodaren – Ngrambe

Beberapa komoditas yang menjadi fokus pemantauan meliputi:

Bawang merah: Rp 40.000 – Rp 42.000/kg

Bawang putih: Rp 44.000/kg

Cabai merah keriting: Rp 50.000/kg

Daging ayam ras: Rp 35.000 – Rp 36.000/kg

Daging sapi: Rp 120.000/kg

Gula pasir: Rp 18.000/kg

Minyak goreng curah: Rp 20.000/liter

Telur ayam ras: Rp 29.000/kg

Laporan: Ain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!