HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Ratusan Difabel Kabupaten Semarang Terima Bantuan Sembako Gotong Royong

Istri Bupati Semarang, Hj Peni Ngesti Nugraha saat menyerahkan bantuan.

Laporan: Arie Budi | Kontributor Ungaran

UNGARAN,harian7.com – Ratusan penyandang disabilitas yang bernaung dalam Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Semarang menerima bantuan paket sembako gotong royong Covid-19. 

Penyerahan dilakukan secara spartan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Hj Peni Ngesti Nugraha di Ungaran, Tuntang dan Tengaran, Kamis (2/9/2021) pagi hingga siang.

Ketua PPDI, Slamet Riyadi saat sambutan di Ungaran menyatakan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Pemkab Semarang kepada kaum difabel.

Baca Juga:  Pemkab Semarang Terima Hibah Mobil Dari Bank Jateng

 “Kami mengajukan permintaan 750 paket sembako untuk anggota. Tidak ada sebulan, telah dipenuhi oleh Pemkab Semarang,” katanya di Ungaran.

Dikatakan, dari ribuan difabel baru sekitar 800 orang yang bergabung dengan PPDI. Slamet mengungkapkan potensi kaum difabel sangat besar untuk dikembangkan guna mendukung pembangunan daerah. Bahkan ada seorang difabel yang saat ini telah menyelesaikan studi paska sarjana di Australia. 

Baca Juga:  Terancam Gagal Panen, 1.260 Hektare Tanaman Padi Di Kendal Terendam Banjir

“Kami siap bekerja sama dengan PKK dan Pemkab Semarang mewujudkan Kabupaten layak difabel,” ujarnya.

Sementara itu Hj Peni Ngesti Nugraha saat sambutan mengajak kaum difabel untuk tetap semangat dan terus berkarya. Kaum difabel tetap mendapat prioritas penanganan dampak pandemi Covid-19.

“PKK Kabupaten Semarang siap bekerja sama dengan para difabel terutama untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19,” katanya.

Baca Juga:  Pemkot Salatiga Dorong Optimalisasi Pupuk Bersubsidi untuk Ketahanan Pangan di Tengah Kendala Cuaca

Kepala Pelaksana Harian BPBD Heru Subroto menjelaskan bantuan sembako gotong royong berasal dari sumbangan berbagai pihak. Bantuan itu dibagikan kepada warga terdampak pandemi Covid-19 secara ekonomi. Selain warga difabel, bantuan juga diberikan kepada pelaku usaha mikro dan kecil, pelaku wisata dan masyarakat marjinal lainnya.

 “Total bantuan yang sudah disalurkan delapan ribu paket lebih,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

SPORT

error: Content is protected !!