Talut Babatan Dibangun, Jalan Desa Tak Lagi Terkikis Hujan
Laporan Budi Santoso
NGAWI | HARIAN7.COM – Pemerintah Desa Babatan, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, membangun talut penahan tanah (TPT) di Dusun Babatan, RT 01 RW 01. Infrastruktur ini dipasang untuk menghentikan erosi jalan dan mencegah longsor pekarangan warga yang kerap terjadi saat musim hujan, Selasa (6/8/2024).
Kepala Desa Babatan Sunaryo menyebut, sebelum talut dibangun, kondisi jalan selalu menjadi masalah tahunan. “Sebelum dibangun Talut Penahan Tanah (TPT) jalan tersebut selalu tergerus air jika di musim hujan, jalan berlobang dan banyak di genangi air jika di musim penghujan, sehingga pengguna jalan selalu mengeluhkan karena becek dan berlubang,” katanya. Kini, lanjut Sunaryo, “Namun kini setelah dibangun talut segala aktivitas warga masyarakat yang melalui jalan tersebut tidak terkendala lagi.”
Talut penahan tanah itu dibangun dengan panjang 58,5 meter dan luas 48 meter persegi. Anggaran yang digunakan sebesar Rp 50.860.000, bersumber dari Dana Desa Tahun 2025. Pekerjaan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dengan melibatkan masyarakat setempat.
Selain memperkuat struktur jalan, proyek ini juga membuka kesempatan kerja bagi warga desa. Akses jalan yang lebih baik dinilai penting untuk memperlancar distribusi hasil pertanian, sektor utama penggerak ekonomi Desa Babatan.
Tim Pelaksana Kegiatan berharap pembangunan talut tersebut berdampak langsung pada mobilitas dan kesejahteraan warga. “Harapannya warga juga ikut berpartisipasi untuk tetap menjaga kondisi jalan agar selalu layak dilalui,” tuturnya. (*)













Tinggalkan Balasan