HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA


Meski Sulit Bertahan Ditengah Pandemi, Warung Makan Sarangan Tetap Buka

Laporan: Ratma | Kontributor Temanggung

Editor: Muhamad Aryanto

TEMANGGUNG,harian7.com – Ruang gerak masyarakat dibatasi selama pandemi, untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kondisi tersebut berdampak pada ekonomi para pengusaha kecil, salah satunya pemilik warung makan.

Salah satunya warung makan Sarangan, yang berada di Jalan Raya Ambarawa-Secang KM 13 Pringsurat Temanggung. Meski omset menurun ditengan pandemi, Tarti selaku pemilik warung makan mengungkapkan, dirinya tetap bertahan.

Baca Juga:  Pemprov DKI Jakarta Gelar Program Mudik Gratis, 19 Kota/Kabupaten Jadi Tujuan

 “Ini masih bertahan ditengah masa pandemi walaupun omset menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya dengan tetap mempertahankan kualitas menu dan pelayanan,”ungkap Tarti saat ditemui harian7.com baru baru ini.

Diungkapkanya, pengunjung yang rata-rata dari luar kota  seperti Jepara,Kudus dan Wonosobo. Warung kami sudah menjadi langganannya akan disuguhi dengan duapuluh menu pilihan.Masakan bisa diambil sendiri sesuai selera.

“Ada dua puluh menu pilihan yang kami sediakan setiap harinya,yang paling diminati rendang Brongkos,dan olahan jengkol.Ada juga masakan dari keong.Masakan ini kami buat berbeda dari masakan yang mungkin ada di rumah makan lainnya”jelas Tarti.

Baca Juga:  Melawan Radikalisme, Edukasi Hukum di Balik Jeruji

“Selain menyediakan menu tersebut ada juga oleh-oleh khas Temanggung dan luar kota,juga fasilitas toiled dan mushola,Untuk parkirpun luas.”

Kami buka 24  jam setiap hari, jadi orang yang dalam perjalanan jarak jauh bisa makan sewaktu-waktu disini.Ketika akhir pekan ada peningkatan pengunjung dibanding hari-hari biasa,sekalipun keadaan seperti ini,masa pandemi,kami tetap bertahan, Sebenarnya semakin banyaknya rumah makan berdiri di sekitarnya bukanlah menjadi kendalanya.

Baca Juga:  Kasus Penggelapan di KSP Mitra Agung Ungaran, Mantan Manajer Divonis 1 Tahun 6 Bulan Penjara

“Kendalanya adalah cuaca bukan banyaknya rumah makan selain ini,Karena pelanggan bisa menilai kualitas menu yang dinikmatinya,”imbuh Tarti.  

  

Dengan karyawan sebanyak dua belas orang Tarti berharap keadaan ini segera berlalu sehingga bisa  kembali meningkatkan pengunjung ke rumah makannya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!