HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA


Keterbatasan Tempat, Jumlah Peserta “Telomoyo Cup V 2019”, Sengaja Dibatasi

UNGARAN, harian7.com – Kejuaraan terbuka Gantole ini sejak tahun keempat pelaksanaan mendapat dukungan penuh dari Pemkab Semarang. Dukungan itu diantaranya dengan menyajikan berbagai agenda acara di landasan atau tempat finish. Seperti dimeriahkan dengan pameran dan bazar UMKM maupun sajian aneka kesenian tradisionil Kabupaten Semarang. Sedangkan dukungan dari Pemprov Jateng salah satunya adalah membangunkan akses jalan menuju puncak Gunung Telomoyo. Demikian diungkapkan Haryo Yudiantoro, Ketua Panitia Kejuaraan Terbuka Gantole “Telomoyo Cup V 2019” kepada harian7.com, di Hotel Griya LoPersada, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, kemarin.

Baca Juga:  Sengketa Jual Beli Tanah Dua Warga Desa Watuagung, Pemilik Tanah Akan Bawa Kasus Ini ke Meja Hijau
Bupati Semarang,  Mundjirin saat meninjau pameran UMKM.

“Kita mendapat dukungan dari Pemkab Semarang dan Pemprov Jateng itu mulai dihelat Telomoyo Cup IV tahun lalu. Hal ini, jelas menambah semangat dalam melaksanakan kejuaraan. Diantaranya, akses jalan menuju puncak Gunung Telomoyo yang sekarang sudah bagus, itu adalah dukungan nyata dari Pemprov Jateng,” jelas Haryo.

Ditambahkan, bahwa dalam kejuaraan tahun 2019 ini untuk peserta sengaja dibatasi, hal ini mengingat keterbatasan tempat pelaksanaan. Jumlah peserta sekarang ini ada 43 orang, 4 diantaranya dari Jerman dan Jepang. Dan lainnya dari berbagai provinsi di Indonesia.

Baca Juga:  Di Tangan Hartanto Limbah Jadi Miniatur Cantik, Penasaran? Jika Berkunjung Salatiga Jangan Lupa Sambangi Tokonya

“Khusus untuk jumlah penonton yang sengaja melihat dari puncak Gunung Telomoyo mencapai 2.000 orang. Sedangkan, jumlah penonton paling banyak selama digelar Telomoyo Cup ini adalah di lapangan Desa Sraten kemarin ada sebanyak 10.000 orang. Ini jumlah yang sangat fantastis,” katanya.

Menurutnya, bahwa Gunung Telomoyo itu sangat layak untuk menjadi lokasi pemberangkatan. Pasalnya, aksesnya juga bagus, tempatnya beragam itu ada rawa ataupun sawah dan perkebunan. Dan para penerbang dari luar negeri sangat terkesan.
“Karena olahraga gantole ini sudah mendunia, maka puncak Telomoyo lah yang tetap kami pilih sebagai lokasi start. Selain itu, peserta luar negeri justru menjadi tantangan tersendiri bisa terbang dari Telomoyo ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Kendal Gelar Open House Bersama Masyarakat

Dan pada tahun 2019 ini, banyak kegiatan pendukungnya. Selain pameran dan bazar UMKM di lokasi finish, juga digelar seminar internasional di Hotel Griya Persada, Bandungan dengan pesertanya dari 35 kabupaten/kota se Jateng. (Heru Santoso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!