HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA


Keren.. KWT Desa Tegaldowo Ubah Lahan Tidur untuk Budidaya Sayuran

REMBANG,harian7.com – Kelompok wanita tani (KWT) Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem berhasil mengubah lahan tidur luas 1,2 hektare yang semula menganggur, kini mampu diberdayakan, dan menghasilkan beraneka ragam sayuran.

Kepala Desa Tegaldowo Kundari mengatakan, lahan berstatus lahan desa ini ditangani oleh KWT, dan tersebar di empat titik, dan sudah berjalan selama tujuh bulan.

Baca Juga:  Muhamad Sofyan Dilantik Sebagai Ketua Peradi Ungaran

“Yang aktif empat (bidang) lahan, terus ada satu demplot Hatinya PKK, ada contoh berbagai macam sayuran, biar warga bisa melihat langsung. Di depan balai desa juga ada demplot, khusus tanam sayuran,” ujarnya saat ditemui di lahan Desa Tegaldowo, Jumat (14/1/2022).

Disampaikan, sayuran yang ditanam meliputi kembang kol, buncis, tomat, cabai merah, cabai rawit, wortel, terong, bawang merah, mentimun, dan sejumlah sayuran lainnya. Pada 2022 ini, pihaknya bertekad untuk semakin mengembangkan pusat budidaya sayuran.

Baca Juga:  Rayakan Malam Akhir Tahun 2020, Kades Getas Ajak Masyarakat Doa Bersama

“Untuk titik-titik tersebut, akan ada penambahan,” tandasnya.

Terkait pemasaran, pihaknya juga ikut membantu, yakni mulai dari mengikutkan hasil panen dijual ke pasar tani yang diinisiasi Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, hingga menjual secara online. Untuk harga, menurutnya lebih murah dibandingkan harga pasar.

Baca Juga:  Api Lalap Kawasan Lereng Gunung Lawu Ngawi, Beruntung Polsek Jogorogo Bertindak Cepat

“Kita jual dalam bentuk parcel juga ada, menyesuaikan pesanan,” imbuh kades.

Ditambahkan, dengan cara semacam ini, tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan sayuran secara swadaya, tetapi juga menumbuhkan semangat kerja keras, kekompakan di kalangan KWT dan tentunya ada nilai ekonomis yang bisa dirasakan bersama-sama.(DJ/DR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!