Kepala BPBD Purbalingga: “Cuaca Ekstrim Masyarakat di Himbau Waspada”
![]() |
Much Umar Faozi kepala BPBD Purbalingga. |
Laporan: Iwan Setiawan | Kontributor Purbalingga
PURBALINGGA,harian7.com – Tanggapi cuaca ekstrim hujan lebat dan angin kencang di wilayah Kabupaten Purbalingga yang diperkirakan BMKG akan terjadi sampai tgl 8 april 2021, kepala BPBD angkat bicara .
Much Umar Faozi kepala BPBD Purbalingga mengatakan , terkait cuaca ekstrim yang melanda Kabupaten Purbalingga akhir akhir ini, kami menghimbau kepada masarakat agar tetap waspada jika terjadi turun hujan yang disertai petir dan angin.
“Perkuat atap terutama yg terbuat dari seng, maupun asbes, dan dihimbau agar jika disekitar rumah masih banyak pohon besar dan rindang penuh ranting / dahan, apalagi yang sudah lapuk, yg bisa membahayakan jika terjadi angin kencang,”himbaunya.
Lanjut Umar , kiranya dengan pertimbangan keamanan maka bijaksana untuk mengurangi kerimbunan pohon dimaksud, atau bahkan bisa untuk ditebang.”Masyarakat terutama anak dan lansia juga dihimbau untuk tidak berada di sungai/ tepi sungai yg sedang berarus deras, karena hujan untuk menghindari laka air,”ucapnya .
Selanjutnya terkait untuk menghindari petir, semua masarakat agar tidak berada diarea lapang/ terbuka, jangan berteduh dibawah pohon, atau tiang listrik, segera jika ada petir untuk berlindung di rumah atau dibawah bangunan yang aman, beratap dan tertutup.
Selain itu, masih kata Umar, tidak ketinggalan pula cek kembali saluran air yg berada dilingkungan kita, mari bergotong royong bersama, untuk membersihkan saluran air/ drainase, dari kotoran,sampah plastik agar air di saluran ini dapat mengalir lancar, tidak mecet , yang bisa mengakibatkan genangan, bahkan banjir, mari jaga dan cintai alam kita, insa aallah alam akan menjaga kita.
“Kesadaran kita bersama, untuk bisa mencegah terjadinya bencana ( mitigasi ) agar tidak berakibat pd korban, jiwa,harta dll, denganmeningkatkan kepedulian terhadap lingkungan kita, dan selalu menjaga alam agar selalu lestari,”pungkasnya.
Tinggalkan Balasan