Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Video yang ramai beredar di media sosial dengan narasi “Kreak Mulai Berulah Lagi” sempat memicu kekhawatiran warga dan memunculkan dugaan adanya aksi penyerangan di wilayah Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga. Namun setelah dilakukan pengecekan, polisi memastikan peristiwa dalam video tersebut bukan tindak kriminal yang menimbulkan korban.

Menindaklanjuti video yang sempat diunggah akun media online “Kabar Salatiga”, jajaran Polsek Argomulyo dipimpin Bhabinkamtibmas Argomulyo bersama Unit Reskrim dan Unit Intelkam langsung turun ke lokasi untuk melakukan klarifikasi pada Jumat (22/5/2026).

Dari hasil penelusuran, peristiwa itu diketahui terjadi pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 24.00 WIB di sebuah warung milik warga di Kampung Ngemplak, Kumpulrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga.

Berdasarkan keterangan saksi, saat kejadian terdapat tiga orang berlari dan diduga sedang dikejar oleh rombongan sekitar 20 orang yang menggunakan kurang lebih 15 sepeda motor.

Ketiga orang tersebut kemudian masuk dan bersembunyi di warung yang saat itu dijaga pemilik bersama seorang saksi lain.

Beberapa saat kemudian, dua orang dari rombongan yang mengejar sempat turun dan berhenti di depan warung. Namun setelah diminta pergi oleh saksi di lokasi, kelompok tersebut meninggalkan area menuju arah Jalan Lingkar Salatiga.

Sementara tiga orang yang sempat berlindung di warung juga meninggalkan lokasi menuju arah Getasan.

Kapolsek Argomulyo, Aziz Ma’arif, menegaskan bahwa hasil pengecekan tidak menemukan adanya korban maupun laporan tindak pidana.

“Dari hasil pengecekan di lapangan, situasi dapat dikendalikan dan tidak ditemukan adanya korban maupun kerusakan. Video yang viral merupakan rekaman CCTV di lokasi dan kemudian dijadikan status WhatsApp sebelum akhirnya menyebar di media sosial,” jelas AKP Aziz Ma’arif.

Menurut polisi, sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian, meminta keterangan saksi, hingga mengumpulkan bahan informasi guna memastikan kronologi sebenarnya.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa potongan video yang viral belum tentu menggambarkan keseluruhan kejadian.

Polisi mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan melakukan verifikasi sebelum mempercayai ataupun menyebarkan informasi di media sosial. Sementara patroli dan langkah preventif terus ditingkatkan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Salatiga tetap kondusif.